Berorganisasi di bawah Pusat Studi

Maharu Ubaya dapat mengembangkan minat dan pengetahuannya tidak hanya di tingkat fakultas maupun universitas lewat kelompok studi mahasiswa (KSM), kelompok minat mahasiswa (KMM) atau unit kegiatan mahasiswa (UKM) tetapi juga di bawah pusat studi. DYG, misalnya, ialah kumpulan mahasiswa pecinta lingkungan dan energi yang berada di bawah naungan Pusat Studi Lingkungan (PSL) dan Pusat Studi Energi Terbarukan (PSET).

Menurut penuturan ibu Fitri Dwi Kartikasari, S.Si., M.Si. di stan DYG saat Ubaya Fair, DYG mengadakan welcome party dan ecoleaders camp untuk maharu. Perkumpulan tersebut juga mengadakan kegiatan kampanye penyadaran lingkungan secara rutin, seperti mengolah sampah domestik, yang diadakan baik di lingkup Ubaya maupun di luar kampus. “Mahasiswa juga dilibatkan untuk penelitian yang dilakukan PSL dan PSET,” jelas ibu Fitri. Lewat keterlibatan tersebut, tidak dapat dipungkiri bahwa tugas akhir mahasiswa juga dapat terbantu.

Ada pula Pusat Studi Hak Asasi Manusia atau kerap disebut sebagai Pusham yang melakukan penelitian di bidang hak asasi manusia (HAM) dan laporannya kerap digunakan untuk rekomendasi pengambilan kebijakan pejabat pemerintahan. Setiap tahunnya Pusham Ubaya melakukan rekrutmen relawan untuk membantu kegiatan-kegiatan pengabdian masyarakat Pusham seperti nonton bareng dan penyumbangan buku.

“Di Pusham kita tidak hanya belajar tentang HAM tetapi juga kepekaan terhadap isu-isu sosial,” terang Ayu Linda selaku person-in-charge stan Pusham di Ubaya Fair. “Bergabung sebagai relawan Pusham telah mengubah pola pikir saya yang awalnya apatis terhadap berbagai permasalahan sosial menjadi lebih peduli dan kritis,” tambahnya lagi.