Masa Orientasi Mahasiswa UBAYA 2017/2018 Telah Dimulai

Rabu, 2 Agustus 2017 menjadi hari penting bagi para mahasiswa baru (MAHARU) Universitas Surabaya tahun ajaran 2017/2018. Pasalnya, Masa Orientasi Bersama (MOB) UBAYA 2017 sedang berlangsung dan diikuti oleh 2517 MAHARU di Lapangan Depan Perpustakaan, UBAYA Tenggilis.

Upacara dihadiri oleh Rektor, seluruh Wakil Rektor, beserta jajarannya. Kegiatan diawali dengan pembacaan laporan kegiatan oleh Ketua MOB UBAYA 2017. “Tema MOB tahun ini adalah Mahasura: Harapan Nusantara. Dengan tagline, Aku UBAYA Aku Indonesia. Harapannya MAHARU dapat menjadi pelopor terdepan untuk menjaga kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia. Akhir kata, selamat datang di UBAYA, The First University In Heart and Mind,” tutur Nabbilah Amir, S.H., M.H

                     

“Anda adalah pejuang bagi bangsa dan Negara Indonesia. Persiapkan diri kalian untuk menjadi mahasiswa dengan softskill dan karakter baik. Saya harap empat tahun kedepan, sebagian besar ataupun seluruh dari kalian sudah menjadi sarjana,” ucap Prof. Ir. Joniarto Parung, MMBAT, Ph.D. selaku Rektor UBAYA. Seluruh MAHARU pun diajak untuk menyerukan tagline MOB UBAYA 2017 secara serentak.

Berikutnya, pemukulan gong sebagai tanda dibukanya upacara pembukaan MOB UBAYA 2017 dilakukan oleh Rektor UBAYA . Adapula penyematan tanda pengenal kepada para perwakilan MAHARU dari masing-masing fakultas. Tak ketinggalan, Rektor UBAYA turut memperkenalkan para Wakil Rektor dan Dekan dari tiap fakultas di UBAYA. Dilanjutkan dengan pengucapan dan penandatangan deklarasi mahasiswa oleh para perwakilan MAHARU dari tiap fakultas.

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UBAYA ikut unjuk penampilan saat upacara berlangsung. Penampilan dari Flag Football dan UKM Dance UBAYA memukau para MAHARU, terlihat dari applause yang diberikan. Kedua UKM tersebut juga berkolaborasi dengan UKM Kerohanian, UKM Teater, dan Resimen Mahasiswa 815 dengan menyuguhkan drama seputar bahayanya berita hoax di kalangan mahasiswa.

Kegiatan ditutup dengan pembacaan doa dari UKM Kerohanian Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, dan Budha. Melalui kegiatan ini diharapkan MAHARU dapat membaur dalam keberagaman agama di UBAYA . (slr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *